Advertisement here

Penjelasan Lengkap Jenis-jenis Jaringan Komputer

jenis jenis jaringan komputer
Jenis-jenis jaringan komputer
– Komputer sekarang ini sudah menjadi kebutuhan pokok manusia. Seiring dengan perkembangan zaman, computer juga mengalami perkembangan. Jika dulu komputer berukuran besar dan bahkan sampai memenuhi ruangan, namun kini hanya dalam genggaman tangan.

Jika mengunakan komputer, kita tidak bisa dilepaskan dari jaringan komputer. Karena untuk terhubung dengan internet, komputer juga membutuhkan jaringan. Jaringan tersebut dibutuhkan komputer agar dapat terhubung dengan komputer lainnya.

Ada banyak jenis-jenis jaringan komputer yang digunakan selama ini. Untuk lebih jelasnya bisa dilihat dibawah ini.

Pengertian jaringan komputer

Jaringan komputer adalah sebuah jaringan telekomunikasi yang memungkinkan setiap komputer untuk dapat berkomunikasi dengan bertukar data. Jaringan komputer bertujuan untuk meminta dan memberikan layanan (service).

Pihak yang meminta/menerima layanan disebut sebagai klien (client). Pihak yang memberikan atau mengirim layanan disebut sebagai peladen (server). Sistem ini disebut sebagai client-server, dan hampir seluruh aplikasi jaringan komputer menggunakannya.

Setiap komputer pasti memiliki kartu jaringan, jika terdapat dua buah komputer, kemudian dihubungkan melalui kabel ataupun nirkabel sebagai media transmisi data. Maka terdapat sistem perangkat lunak operasi jaringan yang akan membentuk sebuah jaringan komputer yang sederhana.

Dan jika ingin membuat jaringan komputer yang lebih luas lagi jangkauannya, maka diperlukan peralatan tambahan seperti Hub, Bridge, Switch, Router, gateway sebagai alat-alat interkoneksinya.

Jenis-jenis jaringan komputer

Jenis-jenis jaringan komputer berdasarkan kriterianya dibagi menjadi empat, yaitu:

Jenis-jenis jaringan komputer berdasarkan jangkauan geografis

Jaringan komputer LAN (Local Area Network)

Adalah jaringan komputer yang hanya mencakup wilayah yang kecil. Wilayah yang kecil tersebut seperti jaringan komputer kampus, sekolah, gedung, kantor, rumah, dan lain-lain.

Saat ini kebanyakan teknologi LAN berbasis IEEE 802.3 Ethernet yang menggunakan perangkat switch, yang memiliki kecepatan transfer data hingga 1000 Mbps. Selain Ethernet, teknologi 802.11b atau biasa disebut Wi- Fi juga sering digunakan untuk membentuk LAN.

Dalam sebuah LAN, setiap komputer mempunyai daya komputasinya sendiri, beda dengan konsep Dump Terminal. Setiap komputer dapat mengakses sumber daya yang ada pada LAN sesuai dengan hak akses yang diberikan. Sumber daya dapat berupa data atau perangkat seperti printer

Dalam LAN, setiap pengguna juga dapat berkomunikasi dengan menggunakan aplikasi yang sesuai.

Jaringan komputer MAN (Metropolitan Area Network)

Adalah jaringan dalam suatu kota dengan kecepatan transfer data yang tinggi. Jaringan MAN menghubungkan lokasi seperti perkantoran, kampus, sekolah, pemerintahan, dan lain-lain.

Jaringan MAN adalah gabungan dari beberapa jaringan LAN. Jangkauan MAN yaitu antara 10 hingga 50 km. jaringan MAN cocok untuk membangun jaringan antar perkantoran dalam satu kota dengan pabrik atau instansi yang berada satu jangkauannya.

Teknologi yang digunakan dalam jaringan MAN adalah Asynchronous Transfer Mode (ATM), FDDI, dan SMDS. MAN menghubungkan antara jaringan lokal yang dibangun tanpa kabel. Sebagian perusahaan besar menyewa ataupun meminjam sirkuit dari operator karena peletakan kabel panjang dan membentang membutuhkan biaya mahal.

Contoh jaringan yang mencakup kota besar seperti, jaringan telepon lokal, sistem telepon seluler, dan jaringan relay beberapa ISP internet.

Jaringan komputer WAN (Wide area Network)

Adalah jaringan komputer yang cakupannya area yang besar. contohnya seperti jaringan komputer antar wilayah, kota, atau bahkan negara. Secara umum didefinisikan sebagai jaringan komputer yang membutuhkan router dan saluran komunikasi publik.

WAN digunakan untuk menghubungkan jaringan area lokal yang berada satu jaringan dengan local yang lain. Sehingga penggunaan komputer di lokasi yang satu dapat berkomunikasi dengan pengguna komputer di lokasi lain.

Contoh jaringan dengan cakupan dunia seperti, PT. Telkom, PT. Indosat, dan jaringan GSM seluler seperti Satelindo, telkomsel, dan sebagainya.

Jenis-jenis jaringan komputer berdasarkan distribusi sumber informasi atau data

Jaringan komputer terpusat

Adalah jaringan yang terdiri dari komputer klien dan komputer server. Pada jaringan terpusat, komputer klien bertugas sebagai perantara dalam mengakses sumber informasi atau data yang berasal dari komputer server.

Di dalam jaringan terpusat, terdapat istilah dumb terminal (terminal bisu), terminal ini tidak memiliki alat pemroses data. sistem jaringan terpusat biasanya dirancang dan dibangun menggunakan web server.

Kelebihan sistem terpusat antara lain:

  1. Pemakaian CPU menjadi lebih efisien.
  2. Sistem keamanan yang lebih terjamin.
  3. Standarisasi mudah diterapkan.
  4. Sebagai sarana aplikasi multiuser.

Kekurangan sistem terpusat:

  1. Jika suatu hari komputer mengalami kerusakan, maka seluruh sistem tidak akan berfungsi.
  2. Pelayanan yang kurang fleksibel, karena membutuhkan berbagai alat bantu.
  3. Kinerja sistem dapat menurun jika beban CPU sangat besar

Jaringan komputer terdistribusi

Adalah sistem yang terdiri dari sejumlah komputer yang tersebar di berbagai lokasi yang terhubung dengan sarana telekomunikasi. Pada sistem jaringan terdistribusi, masing-masing komputer mampu untuk melakukan pemrosesan yang serupa secara mandiri, tetapi dapat saling berinteraksi dalam pertukaran data.

Kelebihan dari sistem ini adalah:

  1. Hemat dalam hal biaya.
  2. Mengurangi beban kerja komputer pusat.
  3. Kerusakan pada salah satu komputer tidak akan berdampak besar terhadap komputer lain.
  4. Dapat menambah komponen tanpa harus menduplikasi sistem.
  5. Fasilitas dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

Kekurangan sistem terdistribusi adalah:

  1. Biaya yang dibutuhkan lumayan besar.
  2. Boros dalam sistem peralatan.
  3. Proses data agak lambat jika dibandingkan dengan sistem terpusat.
  4. Membahayakan keamanan data karena keleluasaan kerja pada komputer local.

Jenis-jenis jaringan komputer berdasarkan media transmisi data

Jaringan komputer berkabel (Wired Network)

Pada jaringan ini, diperlukan penghubung berupa kabel jaringan untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer yang lain. Kabel jaringan berfungsi sebagai media dalam mengirim informasi dalam bentuk sinyal listrik antar komputer jaringan. Ada sedikitnya 3 tipe kabel yang digunakan dalam jaringan ini, yaitu:

  1. Kabel coaxial. Kabel ini terdiri atas dua penghantar. Prinsip kerjanya adalah menghantarkan arus atau sinyal listrik dari sumbernya ke tujuan. Kabel jenis ini mulai banyak ditinggalkan karena port konektor yang ada pada komputer mulai jarang ditemui. Instalasinya pun butuh keahlian ekstra.

  2. Kabel twisted pair. Kabel ini terdiri atas beberapa kabel yang saling berpasangan. Prinsip kerjanya sama dengan kabel coaxial. Kabel ini terbagi menjadi tiga jenis, yaitu STP (Shield Twisted Pair), UTP (Unshield Twisted Pair) dan FTP (Foied Twisted Pair) .

  3. Kabel fiber optic. Kabel ini berbeda dengan dua kabel sebelumnya, karena terbuat dari serat kaca atau plastik yang sangat tipis. Karena bahannya dari kaca, sinyal yang dikirim oleh kabel ini berupa cahaya. Kelebihannya adalah kecepatannya yang bisa sangat tinggi dan kelemahannya adalah adanya gangguan jika kabel sedikit tertekuk.

Jaringan komputer nirkabel

Jaringan ini adalah sistem komunikasi antar sistem komputer tanpa menggunakan kabel.jaringan ini sering digunakan sebagai jaringan jarak dekat seperti Bluetooth, maupun jarak jauh atau menggunakan satelit.

Jaringan nirkabel biasanya menghubungkan satu sistem komputer dengan sistem yang lainnya menggunakan beberapa macam media transmisi tanpa kabel, seperti: gelombang radio, gelombang mikro, maupun cahaya infra merah.

Jenis-jenis jaringan komputer berdasarkan peranan komputer dalam proses data

Jaringan Client Server

Jaringan ini didefinisikan sebagai arsitektur jaringan komputer dimana perangkat klien melakukan proses meminta data, dan server yang mempunyai tugas untuk memberikan data terhadap permintaan tersebut.

Perangkat klien biasanya berupa perangkat komputer dengan aplikasi software jaringan yang sudah terinstal untuk meminta dan menerima data melalui jaringan. Sebagai contoh, aplikasi software yang sering digunakan adalah web browser.

Melalui web browser, user dapat melakukan request untuk halaman web, persis seperti yang kita gunakan sehari-hari. Perangkat lain yang juga bisa dikategorikan sebagai klien adalah perangkat mobile seperti tablet dan smartphone.

Server adalah sebuah komputer khusus yang digunakan untuk melayani client. Caranya dengan memproses request yang telah diterima dari client, kemudian mengirim respon data kepada client melalui jaringan.

Server menyimpan data dan informasi yang sangat kompleks, oleh karena itu server biasanya terdiri atas komputer yang mempunyai performa yang sangat tinggi, baik dari segi pemrosesan maupun memori. Hal tersebut diperlukan agar server mampu melayani banyak client secara bersamaan.

Berikut ini adalah beberapa kelebihan dan kekurangan jaringan client server.

Kelebihan:

  1. Control terpusat kepada server
  2. Backup terpusat kepada server
  3. Skalabilitas
  4. Kemudahan dalam perawatan
  5. Peningkatan keamanan

Kekurangan:

  1. Kegagalan pada pusat control dapat menyebabkan terhentinya semua aktivitas pada jaringan tersebut.
  2. Biaya pengeluaran yang lumayan besar
  3. Tingginya lalu lintas jaringan dapat menyebabkan jaringan melambat

Jaringan Peer-to-Peer

Jaringan ini merupakan model yang terdiri dua atau beberapa komputer, dimana setiap komputer dalam lingkup jaringan dapat saling berbagi. Menggunakan jaringan peer-to-peer dengan dua komputer kita bahkan tak memerlukan hub atau switch, tapi cukup memakai satu kabel UTP.

Pada sistem jaringan ini, yang lebih diutamakan adalah sharing resource dan service, seperti penggunaan program, data, dan printer secara bersama-sama. Dalam jaringan ini tidak ada komputer yang berfungsi khusus. Semua komputer dapat berfungsi sebagai server dan client secara bersamaan.

Dalam sistem jaringan ini, yang bertanggung jawab terhadap administrasi resource komputer adalah penggunanya masing-masing. Sistem ini dapat digunakan di rumah atau di sekolah.

Berikut ini adalah kelebihan dan kekurangan jaringan peer-to-peer.

Kelebihan:

  1. Implementasinya murah dan mudah
  2. Tidak memerlukan software administrasi jaringan khusus.
  3. Tidak membutuhkan administrator jaringan

Dan berikut adalah kekurangannya:

  1. Tidak cocok digunakan dalam jaringan skala besar, dikarenakan administrasi menjadi tidak terkontrol.
  2. Setiap user harus dilatih untuk menjalankan tugas administratif supaya bisa menggunakan komputernya masing-masing.
  3. Tingkat keamanannya rendah.
  4. Semakin banyak yang men-share, maka akan mempengaruhi kinerja komputer.

Cara kerja jaringan komputer

Pada prinsip kerja jaringan komputer, pertama-tama pengirim atau sender mengirim sinyal informasi menuju receiver melalui protocol encode yang mengubah sinyal digital menjadi sinyal analog, kemudian sinyal melalui media transmisi dan melalui protocol kedua di decode kembali menjadi sinyal digital sebelum masuk receiver.

Terdapat empat komponen utama pada suatu jaringan:

  1. Sender (pengirim data informasi)
  2. Protocol (yang meng-encode dan men-decode data informasi)
  3. Media transmisi (media transfer data)
  4. Receiver (penerima data informasi)

Prinsip kerja tadi dapat dianalogikan ketika orang Indonesia dan orang Jepang sedang melakukan chatting melalui internet. Ketika orang Indonesia mengetikkan pesan dalam Bahasa Indonesia, maka pesan tersebut akan diubah terlebih dahulu dalam Bahasa Jepang, sehingga orang Jepang menerima pesan tersebut dalam Bahasa Jepang. Begitu pula sebaliknya.

Jadi dalam hal tersebut protocol dapat diartikan sebagai penerjemah informasi data.

Manfaat jaringan komputer

Jika berbicara mengenai manfaat, berikut ini adalah beberapa manfaat yang bisa kita dapatkan, diantaranya:

  1. Resource sharing, dengan adanya jaringan komputer, kita dapat saling berbagi data, mengakses file, dan menggunakan menggunakan sumber daya yang ada secara bersama-sama (seperti printer dan scanner)
  2. Jaringan komputer akan membuat proses pengiriman data menjadi lebih cepat dan juga lebih efisien. Jaringan komputer juga membantu kita agar tetap terhubung dengan siapapun di berbagai belahan dunia.
Penjelasan Jenis Jaringan Komputer Lengkap Tuntas
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url
Advertisement here
Advertisement here
Advertisement here
Advertisement here